Native Speaker di Kampung Inggris

Tidak sedikit calon siswa di Kampung Inggris yang menanyakan apakah ada pengajar native khususnya calon siswa yang sudah memiliki level intermediate, rata-rata mereka punya anggapan bahwa pengajar native speaker pasti lebih baik dibandingkan dengan pengajar lokal. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya guru lokal maupun native speaker dengan kualitas yang baik akan mengajar dengan baik, namun native maupun lokal yang tidak qualified pasti hasilnya tidak maksimal, pengajar lokal maupun native sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan.

Pengajar Bahasa Inggris Native Vs Lokal

Pengajar native speaker memang memiliki peran besar dalam pengembangan conversation skill seseorang, hal ini dikarenakan secara natural siswa dapat mempelajari bagaimana sebuah kata diucapkan dengan benar, bagaimana mengerti ucapan native dan melatih listening dengan cara yang tepat. Tetapi, ada kalanya seorang native speaker yang tidak bisa berbahasa Indonesia akan sulit menjelaskan jika siswa tidak mengerti, hingga ujung-ujungnya malah memakai bahasa isyarat!, sehingga akan menjadikan kegiatan belajar menjadi lebih rumit.

Bedanya, pengajar lokal tentu sebelum menjadi guru, seorang guru lokal pasti melewati tahapan dimana ia juga harus belajar dan mengerti potensi kesulitan dan solusinya. Singkatnya, ia telah melewati proses belajar. Jika ia mengajar, tentu guru lokal akan mengetahui masalah spesifik yang dihadapi pelajar, juga menelaah latar belakang siswa dan bagaimana pengaruh mereka belajar karena kemiripan budaya. Pengajar lokal yang certified dan qualified bisa dibilang salah satu bukti nyata bahwa mempelajari bahasa Inggris tingkat mahir bukanlah hal yang mustahil.

native speaker kampung inggris pare-dise

native speaker kampung inggris pare-dise

Awas! Native Hanya Sebuah Gimmick

Tidak bisa dipungkiri bahwa native speaker di sebuah lembaga kursus bahasa Inggris (english course) dapat meningkatkan popularitas sebuah lembaga. Hanya saja, mereka perlu meninjau lebih dalam lagi bagaimana sebenarnya native speaker di lembaga tersebut, apakah native hanya sekedar bule disebut native? Apakah native itu selalu orang yang berambut pirang dan berkulit putih? atau malah semua orang asing yang bisa berbicara bahasa inggris disebut native. menurut para ahli native adalah orang yang menggunakan bahasa Inggris sejak kecil atau bahasa Inggris sebagai bahasa Ibu. Jadi bukan asal orang asing!

Jadi, bijaksanalah dalam memilih lembaga kursus yang pengajarnya adalah native, normalnya untuk program bahasa inggris american style native-nya adalah pengajar dari USA, untuk program bahasa inggris british style native-nya adalah dari Inggris, untuk program bahasa inggris australian style maka native-nya adalah guru dari australia. Jangan sampai terbalik atau malah native dari asia, hemm.. itu pasti sebuah “gimmick”.

Sebagai lembaga besar di Kampung Inggris Pare, lembaga Pare-Dise sama dengan mayoritas lembaga-lembaga besar lainnya sengaja tidak mengunakan pengajar native, kami menilai pengajar lokal lebih baik dalam hal proses pengajarannya dan lebih sesuai secara budaya karena kami mengajarkan bahasa iternational dengan kearifan lokal. Sebagai solusi membiasakan diri dalam mengenali logat asli bahasa yang dipelajari bisa diperoleh dengan menonton film/video percakapan, listening dll yang merupakan sebaian cara dan metode belajar di lembaga Pare-Dise, juga secara random di waktu-waktu tertentu kami mendatangkan native atau mendatangi native sambil berwisata.

Perihal

Kampung Inggris Pare-Dise

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: